jump to navigation

Memilih Ban dan Arti-Arti kode pada Ban Motor 15 Mei 2012

Posted by Afrizal Sulaiman in Otomotif.
trackback

Pada saat ban sudah tidak enak lagi dipakai biasanya kita akan pergi ke toko ban untuk mengganti ban motor, dikarenakan ban motor adalah salah satu bagian yang wajib ada pada sepeda motor. Maka memilihnya pun haruslah sesuai dengan standarisasinya.

Umumnya ban yang dijual di bengkel-bengkel tersebut adalah ban yang sudah disesuaikan dengan iklim di Indonesia sehingga sangat cocok untuk tipe basah dan juga tipe kering. Namun ada yang tidak terlalu baik pada kondisi basah, ada juga yang cukup baik dalam kondisi basah, hal tersebut ditentukan oleh merk ban motor.

Pilihlah ban dengan merk yang sudah teruji agar tidak berbahaya dalam berkendara, jangan asal lihat kembangan ban yang terkadang sangat menggoda untuk dilihat, pilih alur ban yang mampu memecah air ketika dilewati ke kanan dan ke kiri ban dengan baik, sehingga tidak membuat ban kehilangan traksi. Untuk memilih kontur ban memang diperlukan pengalaman, kembangan ban yang sederhana lebih baik dalam kondisi basah, karena didesign memang untuk safety dalam membuang air dari ban.

Dalam mengendarai motor kita mesti memahami traksi yang terjadi ketika merasakan motor berjalan dengan kekuatan tapak ban di aspal, traksi yang bagus akan membuat kita percaya diri ketika mengendarai sepeda motor, tetapi traksi yang jelek bisa dirasakan dengan sulitnya motor untuk seimbang dan ban terasa agak mental-mental.

Jaga ban agar tidak dalam kondisi kempes atau kurang angin karena ban yang kurang angin justru berakibat traksi yang berlebihan, sehingga mesin menjadi berat dan bensin menjadi agak lebih boros. traksi yang terjadi ketika ban kempes ke aspal hanya akan baik ketika jalan lurus saja, selebihnya sangat berbahaya ketika manuver dan berbelok, karena ban kempes membuat lingkar ban mudah bergoyang mengikuti keadaan jalan.

Hindarilah ban yang lebih kecil dari standar motor pabrikan, karena pabrik sudah menghitung dengan cermat kebutuhan ban untuk motor tersebut, maka ban lebih kecil justru memperkecil traksi ke jalan yang akan berakibat tidak sempurnanya pengereman dan keseimbangan saat bermanuver, namun ban yang terlalu besar juga tidak baik jika tidak disesuaikan dengan keadaan mesin. itu dapat menyiksa mesin dan mempercepat keausan mesin karena tenaga yang besar untuk memutar ban. Jika ingin memakai ban yang lebih besar dari pabrik namun seimbang dengan kekuatan mesin bisa diakali dengan memperbesar gir belakang satu mata atau dua mata, atau bisa dengan cara yang lebih besar yaitu menambah cc motor dengan bore up atau hanya sekedar modifikasi karburator, misalnya menambah pilot jet satu point.

Ganti ban motor kamu jika sudah dirasa keras dan agak licin ketika di rem mendadak, biasanya cara mudah karena didaerah negara kita sangat mudah ditemukan polisi tidur, maka bisa test kondisi traksi ban di polisi tidur dengan cara mengerem agak keras ketika hampir melewati polisi tidur, tetap tekan rem dan tambah gas ketika ban depan mau melewati polisi tidur, maka ban yang sudah tidak baik traksinya akan sedikit terasa mengambang dan tidak mencengkeram ke aspal. Cara lain bisa juga dengan menekan ban yang biasa terkena aspal (tengah-tengah ban) dengan kuku kemudian perhatikan apakah bekas kuku kembali lagi jika agak lama garis bekas kuku hilang, bisa jadi ban sudah aus dan harus diganti.

Ketika di bengkel akan ada banyak pilihan ban dan merknya yang bikin bingung, untuk lebih mudah sekarang perhatikan ban motor kamu dulu yang akan diganti. Disana akan terlihat kode-kode yang mungkin bikin bingung, tetapi sekarang tidak lagi, karena kita akan segera mengetahui kode-kode ban tersebut.

Sebuah ban di toko otomotif menampilkan tulisan seperti ini:

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: